Tulisan ini dilatarbelakangi oleh beberapa kasus kejahatan dan kerusakan moral dipengaruhi oleh film dan cerita-cerita. Bagaimana proses kognisi yang terjadi saat seseorang melihat film atau mendengar cerita hingga mewujud dalan bentuk aksi ? Di satu sisi, massifnya beberapa film-film dan kisah-kisah baik di media cetak maupun elektronik yang berisi kekerasan dan amoral yang tidak bisa dihentikan. Lalu bagaimana peran kisah-kisah yang dapat membentuk akhlaq yang baik ? Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah library research dari buku-buku para ulama dengan penguatan data dari sumber internet. Dari penelitian ini ditarik kesimpulan bahwa ada beberapa teori yang dapat menjelaskan proses pembentukan moral seseorang saat ia berinteraksi dengan film atau cerita, yaitu : teori konfirmasi, penggiringan opini, teori imitasi, ganguan syetan dan aktifitas hormonal. Semua film dan cerita pasti memuat pesan-pesan moral baik positif maupun negatif. Kisah-kisah dalam Al Qur’an adalah kisah-kisah yang sarat dengan nilai moral. Bahkan mampu membentuk karakter yang baik serta mendorong seseorang untuk beramal sholih.
Copyrights © 2021