Jurnal Neo Societal
Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober

IMPLIKASI SOSIAL KONTRIBUSI BURUH WANITA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA KABUPATEN ENREKANG

Suardi Suardi (Universitas Muhammadiyah Makassar)
Hasiah Hasiah (Universitas Muhammadiyah Makassar)
Herdianty Ramlan (Universitas Muhammadiyah Makassar)
Indah Ainun Mutiara (Universitas Muhammadiyah Makassar)
Syahban Nur (Universitas Muhammadiyah Makassar)
Syarifuddin Syarifuddin (Universitas Muhammadiyah Makassar)
Fitri Yanty Muchtar (Universitas Muhammadiyah Makassar)



Article Info

Publish Date
28 Oct 2020

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi sosial ekonomi keluarga buruh wanita, bentuk kontribusi yang dilakukan oleh kaum buruh wanita terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, implikasi sosial kontribusi buruh wanita terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, solusi terhadap implikasi sosial kontribusi buruh wanita terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan informan penelitian terdiri dari buruh wanita, anak, kepala desa, kepala rumah tangga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi, hasil pengumpulan data kemudian dianalisis berbagai mulai tahap reduksi data, kemudian menyajikan data, lalu melakukan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh divalidasi melalui teknik keabsahan data triangulasi sumber, triangulasi waktu dan triangulasi teknik. Hasil penelitian diperoleh data kondisi sosial ekonomi keluarga buruh wanita mengalami peningkatan yang signifikan dari sebelumnya. Bentuk kontribusi yang dilakukan oleh kaum buruh wanita terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga yaitu (i) mengurus keluarga sebagai tugas maupun tanggung-jawab sebagai ibu rumah tangga, (ii) kontribusi sebagai buruh wanita. Implikasi sosial positif buruh wanita yaitu (i) meningkatkan dan memperbaiki kondisi perekonomian keluarga, (ii) meningkatkan sumber daya manusia, (iii) mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan masyarakat, sedangkan implikasi negatif yaitu (i) sering terjadi perbedaan pendapat antara suami dan istri dalam keluarga, (ii) Kurangnya waktu berkumpul dengan keluarga, (iii) pekerjaan rumah biasa tidak selesai, (iv) kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap anak mereka yang masih dibawah umur. Solusi terhadap implikasi sosial yaitu (i) mendapatkan izin dari suami untuk bekerja diluar rumah, (ii) mampu membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, (iii) memprioritaskan tanggung jawab dalam keluarga, (iv) menjalankan berbagai fungsi dan peran masing-masing dalam keluarga, dan (v) menjaga komunikasi antara suami, istri, dan anak agar tercapainya keluarga yang harmonis dan sejahtera.

Copyrights © 2020