Phinisi Integration Review
Vol 3, No 2 (2020): Agustus

Pergeseran Pemaknaan Rumah Ada Tongkonan Dan Alang Pada Masyarakat Toraja

Grilyon Tumba' Arrang (Prodi Pendidikan Ips kehususan Pendidikan Sosiologi, Program Pasca Sarja Universitas Negeri Makassar)
Andi Agustang (Universitas Negeri Makassar)
Muhammad Syukur (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2020

Abstract

Pergeseran Pemaknaan Rumah Adat Tongkonan dan Alang Pada Masyarakat Toraja ( Studi kasus di Lembang  Marinding Kecamatan  Mengkendek Kabupaten Tana Toraja ). ( Di bimbing oleh Andi Agustang dan Muhammad  Syukur). Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui  1) pemaknaan rumah Tongkonan dan  Alang  pada masyarakat Toraja.  2) Bentuk pergeseran pemaknaan rumah adat Tongkonan dan Alang pada masyarakat Toraja. 3) Faktor penyebab pergeseran rumah adat Tongkonan dan Alang pada masyarakat Toraja. Jenis penelitian yang digunakan  analisis deskriptif  kualitatif. Tekni pengumpulan data yaitu  melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data yaitu trigulasi sumber.  Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa pemaknaan rumah adat Tongkonan dan Alang  1)  sebagai gambaran pusat kehidupan sekaligus personifikasi diri orang Toraja dengan  Sang pencipta 2) Sebagai Simbol penjamin harkat dan martabat orang Toraja 3) sebagai pusat pelaksanan ritual upacara adat- istiadat orang Toraja 4) sebagai simbol kemakmuran orang Toraja 5) tempat bermusyawarah bagi para penguasa adat dan lembaga sosial. Bentuk pergeseran pemaknaan rumah adat Tongkonan dan Alang dalam masyarakat Toraja dapat dilihat dari bentuk wujudnya yakni berupa meteril yang terdiri dari beberapa bentuk pola konstruksi bagunan,ukiran maupun ornamen-ornamen yang melekat dan bentuk wujud berupa immateril yaitu pada bentuk makna dimana  masyarakat melihat keskaralan dari bangunan ini hanya dipadang 1) sebagai sosial hiburan untuk destiansi wisata, 2) sebagai wadah sosial politik, 3) kebutuhan praktis masa kini mengenai status sosial penghuninya serta, 4) sebagai identitas orang toraja, disamping itu ada bentuk  fungsi yang bergeser yakni fungsi pertanian,fungsi agama, fungsi agraris, fungsi ketahanan dan fungsi kehakiman. Pergeseran pemaknaan ini didorong oleh adanya faktor 1) adanya motivasi mempertahankan  prestise, 2) adanya interseksi sosial dalam perkawinan, 3) adanya tingkat pendidikan , 4) taraf ekonomi yang tinggi,  5) adanya agama, 6) teknologi.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

pir

Publisher

Subject

Arts Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences Other

Description

Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus. Phinisi integration review ...