Majalah Farmasi dan Farmakologi (Trends in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences)
Vol. 24 No. 3 (2020): MFF

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DEFINITIF PADA SEPSIS NEONATORUM AWITAN DINI DAN LAMBAT DI RSPAD GATOT SOEBROTO

Marselina Marselina (Universitas Pancasila)
Ros Sumarny (Universitas Pancasila)
Wawaimuli Arozal (Universitas Pancasila)
Marliana Sri Rejeki (RSPAD Gatot Soebroto)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2020

Abstract

Angka kejadian sepsis neonatorum yang tinggi karena sulitnya penegakan diagnosis disebabkan faktor klinis tidak spesifik. Pasien akan mendapatkan antibiotik setelah 1 jam yang diduga sepsis. Hal ini meningkatkan resistensi karena penggunaan antibiotik tidak rasional. Maka perlu ibu serta pasien sepsis dan penggunaan antibiotik. Penelitian deskriptif analitik dengan studi kohort retrospektif menggunakan data rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data secara bivariat dengan uji chi square pada p≤0.05. Ada 98 pasien (SNAD 55 pasien; SNAL 43 pasien). Hubungan hubungan antara ibu hamil kehamilan kehamilan SNAD (p = 0,025), kehamilan kehamilan kehamilan (p = 0,020).Hubungan antara hubungan antara variabel pasien detak jantung terhadap SNAD (p = 0.010). Evaluasi metode DDD didapatkan antibiotik yang sering digunakan yaitu meropenem 20.147 DDD / 100 hari sabar . Analisis hubungan antara metode Kunin terhadap luaran klinis pasien SNAD (p = 0.175; RR = 2.316; 95% Cl = 0.677-7.919), lama rawat (p = 0.057; RR = 4.929; 95% Cl = 0.954-25.469). Analisis hubungan antara metode Kunin terhadap luaran klinis pasien SNAL (p = 0.811; RR = 1.167; 95% Cl = 0.331-4.116), lama rawat (p = 0.110; RR = 0.525; 95% Cl = 0.391-1.705). Hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kerasionalan penggunaan antibiotik definitif dengan luaran kinis serta lama rawat yang di nilai menggunakan metode Kunin.Kata kunci: sepsis neonatorum, baterai, antibiotik definitif

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

mff

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Majalah Farmasi dan Farmakologi diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin tiga kali setahun, yaitu pada Bulan April, Agustus, dan Desember dengan ISSN 1410-7031 dan e-ISSN 2655-6715 yang berisi tulisan atau artikel tentang hasil penelitian atau telaah literatur dalam bidang ...