Penurunan kualitas dan kuantitas sumber daya perikanan di Danau Tempe semakin terlihat akibat persaingan nelayan dan penggunaan alat tangkap ilegal secara massif. Sementara kawasan tangkap nelayan semakin menyusut dengan adanya penguasaan eksklusif dan perluasan Bungka Toddo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan proses eksklusi kawasan tangkap nelayan serta dampaknya terhadap pengelolaan sumber daya perikanan di Danau Tempe. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam (indepth interview) dan observasi partisipan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik eksklusi melalui penguasaan kawasan tangkap seperti Ex Ornament dan Ongko serta perluasan Bungka Toddo oleh nelayan dengan modal besar telah memaksa nelayan dengan modal kecil untuk menggunakan alat tangkap ilegal agar tetap mendapatkan sebagian manfaat dari sumber daya. Pada akhirnya praktik tersebut berdampak pada penurunan produksi perikanan Danau Tempe. Dalam hal sosial budaya hal tersebut berdampak pada kesenjangan ekonomi antar nelayan, hilangnya kesempatan kerja, dan pengabaian nilai-nilai kerarifan lokal dalam menjaga kelansungan sumber daya perikanan di Danau Tempe.
Copyrights © 2021