Labuan Bajo dengan Pesona binatang purba komodo serta keindahan alam dan tebaran pulau-pulau kecil disekitarnya adalah salah satu destinasi wisata yang saat ini sangat berkembang di Provinsi Nusa Tenggara Timur bahkan Indonesia. Labuan Bajo mulai ramai dikunjungi wisatawan setelah Pulau Komodo masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia Baru (New 7 Wonder of the World). Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perubahan sosial budaya dan ekonomi masyarakat Labuan Bajo akibat pembangunan pariwisata serta untuk mengetahui dampak perubahan sosial budaya dan ekonomi masyarakat Labuan Bajo akibat pembangunan pariwisata. Penelitian ini dilakukan di Labuan bajo Kabupaten Manggarai Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Penelitian dilaksanakan dari bulan Mei sampai Juli 2020. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif yang terdiri atas: Reduksi data, Display/Penyajian data dan Kesimpulan/Verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pariwisata di Labuan bajo berkembang pesat, hal ini dibuktikan dengan terus menimgkatnya kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun. Meningkatnya kunjungan wisatawan ini juga berimbas positif pada perkembangan usaha pariwisata yang diikuti dengan penyerapan tenaga kerja. Disamping itu perkembangan pariwisata memberikan alternative mata pencarian bagi warga local setempat. Dampak sosialnya juga muncul yaitu pada perubahan gaya hidup dan pada orientasi pendidikan.
Copyrights © 2020