Dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa kata yang artinya yaitu; penyimpangan, pelanggaran, dan kekhilafan, kesalahan berbahasa sendiri dianggap sebagai bagian dari proses belajar-mengajar, baik belajar secara formal maupun tidak formal. Kesalahan berbahasa yang terjadi atau dilakukan oleh siswa dalam suatu proses belajar-mengajar mengimplikasikan bahwa tujuan pengajaran bahasa Indonesia belum tercapai secara maksimal sehingga masih banyak masyarakat Indonesia yang melakukan kesalahan dalam berbahasa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif karena data yang dianalisis berupa kata-kata atau kalimat. Sumber data berasal dari karangan narasi ekspositoris siswa kelas xi SMA Islam Parlaungan.Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu berupa teknik tes yang berbentuk tugas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesalahan berbahasa yang dilakukan siswa-siswi ini karena adanya pengaruh dari bahasa daerah dan beberapa dari mereka yang belum mengetahui tentang cara penulisan kosakata yang baik dan benar sesuai EBI.
Copyrights © 2020