Tujuan melakukan penelitian, yaitu: mengetahui dan mendeskripsikan tradisi Maureh Sasaran pada masyarakat dunia persilatan di Pauh kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pengambilan data di lapangan menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan pendekatan Miles dan Huberman terdiri atas tiga aktivitas, yaitu reduction data, display data, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Maureh Sasaran merupakan tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat dunia persilatan di Pauh kota Padang secara turun temurun dari dahulunya. Saat ini tradisi tersebut sudah jarang dilakukan oleh masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: Jarangnya silaturrahmi pemuka masyarakat dunia persilatan, merasuknya budaya asing, rendahnya minat generasi muda untuk belajar silat, banyaknya Tapian tidak aktif lagi. Dalam tradisi Maureh Sasaran ini terkandung nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Nilai-nilai tersebut dapat diinterpretasikan melalui beberapa persyaratan yaitu: Bahan aia paureh, ayam jantan balang tigo, kemenyan, batu nikie, cirik basi, limau kapeh, dan bareh saganggam. Nilai-nilai tersebut adalah nilai kesabaran, keberanian, keikhlasan, ketangguhan, dan kegigihan. Artinya, sebagai seorang pesilat harus menginternalisasikan nilai-nilai ini sekaligus mengimplemetasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, nilai-nilai ini diwariskan kepada generasi penerus melalui sasaran-sasaran pencak silat, maupun melalui proses pendidikan di sekolah dalam rangka menumbuh-kembangkan karakter bangsa.
Copyrights © 2021