Banyaknya kebudayaan nasional yang ada di indonesia, harus dijaga dan dilstarikan, bukan saja oleh pemerintah melainkan juga oleh semua lapisan masyarakat, karena tanpa pembinaan dan pelestarian niscaya budaya-budaya yang menjadi milik dan kebanggan bangsa indonesia lambat laun akan hilang. Salah satu tradisi yang masih kuat dipertahankan oleh masyarakat adalah tradisi perkawinan masyarakat. Memang masyarakat banjar adlah masyarakt yang kuat dalam menjunjung nilai-nilaiagama dan tradisi leluhur, baik dilingkungan daerah kelahirannya maupun ketika berada diperantauan seperti ketika berada di kota Palangka Raya. Adapun tradisi dalam perkawinan adat banjar cukup panjang seperti dimulai dari basusuluh, batadang, bepapayuan (penentuan mahar), maantar patalian, maantar jujuran (baantaran), bakakadaan, gotong royong mencari kayu gasan baaruhan dan maulah sarubung, batimung, mandi-mandi, batapung tawar dan batamat Al-Quran.Tradisi perkawinan masyarakat banjar ini banjak dipengaruhi oleh berbagai adat atau perburuan budaya seperti pengaruh hindu, islam dan budaya asing. Berdasarkan pengamatan penulis bahawa tradisi ini sangat dipegang kuat oleh masyarakat tanpa mereka mengetahui latar belakangnya.
Copyrights © 2017