Berdasarkan datahasil survei kepuasan pasien rawat jalan di Balai Kesehatan Mata Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2014 dari 14 indikator kepuasan pasien diperoleh data sebagai berikut : dari 150 responden yang menyatakan tidak baik 4,00%, kurang baik 6,00%, baik 41,33% dan, sangat baik 67%. Kemudian dari 27 buah surat yang memberikan pendapat atau saran pada kotak saran, ditemukan 19 surat menilai kurang puas, 8 surat menilai cukup puas terhadap pelayanan yang diberikan. Hasil wawancara dari 10 orang responden, 8 responden menyatakan kebersihan ruang pelayanan kurang bersih, 2 responden menyatakan cukup bersih. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan persepsi kebersihan ruang pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalandi Balai Kesehatan Mata Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2015.Penelitian berjenis survei analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini 1.315 pasien yang diambil dari rata-rata kunjungan Bulan Januari s/d Mei Tahun 2015. Sampel pada penelitian ini 93 sampel yang diambil dari sebagian pasien rawat jalan.Teknik pengambilan sampel menggunakanAccidental samplingyaitu sampel yang saat itu tersedia. Instrumen pengumpulan data yaitu wawancara dengan mengguna alat bantu kuisioner yang terdapat beberapa pernyataan tentang kebersihan ruang pelayanan dan kepuasan pasien rawat jalan. Uji statistik menggunakanspearman (r ).Berdasarkan alat uji korelasi spermandi peroleh diperoleh nilai ρ value = 0,000 < α 0,05 dengan nilai Correlation Coefficient = 0,546 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara persepsi kebersihan ruang pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Balai Kesehatan Mata Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2015.
Copyrights © 2016