Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa)
Vol 2, No 1 (2020): APRIL

RUANG KOMUNITAS IBU DAN PASAR DI KRENDANG

Thao Phing (Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara)
Suwardana Winata (Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2020

Abstract

The city has traces of human civilization from time to time with various phenomena that occur. As time goes by, the existence of Third Place in Jakarta remains limited. The activities among those Third Places tend to be less interactive. Most of Third Places aim to address the concept of green and open space, but it fails to communicate its crucial purposes as platfrom activities for the community. In this modern era, the concept is change necessary where it accomodates public needs and no longer be depicted a mere open space. Krendang needs a facility to accommodate motherhood and children activities as the third place. As the people become more individualistic and don't want to socialize, it is more difficult to find leisure and creativity facilities. Motherhood Community and Social Market in Krendang was designed to facilitate the activities of mother and children in the middle of densely population in Krendang, Tambora, West Jakarta.  Abstrak Kota memiliki rekam jejak peradaban manusia dari waktu ke waktu dengan berbagai fenomena yang terjadi di dalamnya. Seiring berjalanya waktu, Third Place di kota Jakarta masih terbatas. Kegiatan yang ditawarkan didalamnya cenderung tidak interaktif. Kebanyakan Third Place di Jakarta mencoba menampilkan sisi ruang terbuka dan penghijauan saja namun tidak berbicara mengenai kegiatan atau wadah bagi masyarakat itu sendiri. Dalam perjalanannya menuju era yang lebih modern, perlu adanya sebuah perubahan terhadap konsep Third Place dimana konsep ini tidak hanya sebagai ruang terbuka saja atau mall melainkan harus dapat mewadahi kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat disekitarnya. Fasilitas bagi kaum ibu yakni memasak dan bagi anak – anak yakni bermain dan berkreativitas harus menjadi perhatian utama Third Place pada kawasan Krendang. Pada era modern ini masyarakat mulai cenderung menjadi kaum yang individualistis dan terkesan tidak ingin bersosialisasi. Motherhood Community and Social Market in Krendang diciptakan karena adanya fenomena kepadatan yang terjadi dan menyebabkan manusia tidak lagi memiliki wadah untuk mereka beraktivitas dengan baik pada kehidupa sehari – hari mereka. Selain itu hal ini juga terjadi karena sering adanya masalah seperti kebakaran di kawasan Krendang. Maka dari itu Motherhood Community and Social Market in Krendang di harapkan dapat menghadirkan fasilitas bagi kaum ibu dan anak yang layak dan juga agar terciptanya suatu kondisi sosial yang baik pada Third Place. 

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jstupa

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Social Sciences

Description

Jurnal STUPA merupakan Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai wadah publikasi artikel ilmiah dengan tema: Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur ...