Hydrogen plant (H2) merupakan tempat produksi gas hidrogen. Gas hidrogen bersifat highly flammable pada konsentrasi 4-75% di udara dan menjadi explosive pada konsentrasi 18,3-59% di udara. H2 plant memiliki safeguard untuk mencegah terjadinya risiko bahaya. Jika terjadi kegagalan pada safeguard dalam menghadapi risiko bahaya maka menimbulkan kerugian. Kajian diperlukan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menganalisa risiko, dengan tujuan untuk mengetahui kecukupan safeguard. Metode Major Hazards Analysis (MHA) digunakan untuk mengidentifikasi seluruh potensi bahaya beserta nilai risikonya, sedangkan metode Layer of Protection Analysis (LOPA) digunakan untuk menganalisa dan mengevaluasi kecukupan perlindungan yang sudah ada dalam menghadapi risiko bahaya. Analisa LOPA digunakan bedasarkan risiko bahaya yang memiliki kategori risiko terburuk (ekstrem). H2 plant yang terbagi dalam 9 node teridentifikasi 71 risiko bahaya dengan 11 risiko bahaya kategori rendah, 13 risiko bahaya kategori moderat, 35 risiko bahaya kategori tinggi dan 12 risiko bahaya kategori ekstrem. Berdasarkan analisa LOPA diperoleh 2 risiko termasuk dalam level very high zone, 7 risiko termasuk dalam level high zone, dan 3 termasuk dalam level moderate zone atau dapat ditolerir. Penambahan IPL dilakukan dengan tujuan mengurangi frekuensi skenario pada risiko dengan level very high zone dan level high zone. Penambahan berupa, SIS loop atau safety interlock.
Copyrights © 2016