Banjir di kota Sampang merupakan bencana yang setiap tahun dialami warga Sampang khususnya di kecamatan kota Sampang. Hal tersebut terjadi karena banyak faktor salah satunya adalah dikarenakan banyaknya bangunan- bangunan di kota sampang yang menutup lahan penyerap tanah, selain itu sebagian besar jalan raya kota Sampang dibangun dengan aspal atau paving block yang kedap air, sehingga air yang menggenang ketika curah hujan tinggi sulit terserap ke dalam tanah. Penelitian ini bertujuan membuat dan menganalisa drainase alternatif pada jalan raya lalu lintas ringan kota Sampang dengan menerapkan paving permeable yang mampu menyerap dengan cepat air ke dalam tanah sehingga tidak terjadi genangan air di jalan raya lalu lintas ringan. Studi kasus di kampus Politeknik Negeri Madura. Metode yang digunakan peneliti adalah dengan melakukan survei jalan raya lalu lintas ringan yang ada di kota Sampang. Sampel yang digunakan adalah tempat parkir POLTERA, jalan perumahan Selong Permai, dan trotoar kota Sampang. Selanjutnya membuat bahan paving permeable yang dapat digunakan di jalan raya lalu lintas ringan dan melakukan pengujian yang sesuai standar nasional Indonesia untuk paving SNI 03-0691-1996 dan ASTM C 119. Pengujian tersebut meliputi uji kuat tekan untuk melihat kekuatan pembebanan, uji run off , dan uji infiltrasi untuk melihat pnyerapan paving permeable terhadap air. Sampai dengan pelaksanaan laporan kemajuan penelitian ini masih menghasil-kan bahan untuk paving yang bisa digunakan pengganti paving block. Hasil uji coba yang dilakukan adalah campuran jerami, semen dan pasir belum mampu menahan beban.
Copyrights © 2018