Seiring dengan berkembangnya dunia otomotif mengakibatkan pencemaran udara yang terus meningkat. Polutan yang dihasilkan berupa gas karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen dioksida (NOx). Salah satu cara untuk mereduksi konsentrasi emisi gas buang adalah dengan pemasangan catalytic converter (CC). Pada penelitian ini akan dibuat catalytic converter dengan bahan baku tembaga dengan variasi diameter lubang 2 mm, 4 mm, dan 6 mm. Tahap pengujian hasil kerja catalytic converter yang telah dibuat dilakukan dengan cara pengujian emisi, uji daya, dan uji torsi menggunakan gas analyzer dan chassis dyno test. Pengukuran emisi gas buang mengacu pada SNI-19-7118.3-2005. Sampel pembanding yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Vega ZR 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi diameter lubang katalis 2 mm merupakan variasi terbaik dalam menurunkan emisi gas buang. Kadar gas CO dan HC turun berturut-turut sebesar 41% dan 53%. Hasil torsi paling tinggi pada catalytic converter dengan variasi diameter lubang 2 mm sebesar 8,45 N.m pada putaran mesin 5000 rpm. Hasil daya paling tinggi pada catalytic converter dengan variasi lubang 2 mm sebesar 5,89 kW pada putaran mesin 7500 rpm.
Copyrights © 2020