Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi temperamen siswa SMP selama pembelajaran daring akibat dari adanya pandemik COVID-19. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Dalam mengumpulkan informasi data menggunakan teknik wawancara dan observasi untuk mencari data mengenai hal-hal yang relevan dengan kondisi temperamennya siswa selama pembelajaran daring. Kriteria siswa yang diwawancara adalah siswa SMP yang menjalani pembelajaran daring dari rumah. Deskripsi hasil penelitian ini menunjukkan adanya variasi temperamen. Hasil wawancara dan observasi mendeskripsikan temperamen siswa selama pembelajaran secara daring pada masa pandemi Covid 19 adalah temperamen difficult child dan temperamen slow-to-warm-up child. Tipe temperamen pada responden pertama dan ketiga sesuai dengan temperamen difficult child. Siswa yang termasuk dalam tipe difficult child ini bereaksi secara negatif terhadap sesuatu hal. Selain itu, siswa tersebut lebih sering menangis dan lambat dalam menerima perubahan. Sedangkan tipe temperamen pada responden kedua sesuai dengan temperamen slow-to-warm-up child, siswa yang termasuk dalam tipe ini biasanya memiliki tingkat aktivitas yang rendah serta suasana hati yang negatif. Anak-anak dengan tipe ini juga dianggap sebagai anak yang pemalu. Sebab anak-anak dengan tipe ini tidak nyaman dengan hal baru dan lambat dalam beradaptasi. Selain itu, anak-anak dengan tipe ini lebih sering mengekspresikan suasana hati yang negatif secara lambat.
Copyrights © 2021