Asesmen merupakan suatu kegiatan penting dalam proses pembelajaran, sebab hasil dari penilaiannya akan digunakan sebagai acuan dalam pengambilan tindakan selanjutnya demi perkembangan peserta didik. Asesmen informal merupakan jenis penilaian yang banyak digunakan dalam pembelajaran PAUD. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan-hambatan yang ditemukan pengajar PAUD saat melaksanakan asesmen informal. Identifikasi hambatan tersebut penting untuk mengetahui lebih awal kendala apa yang kira-kira akan guru hadapi, agar dapat dilakukan upaya preventif atau dicari solusinya sehingga hambatan tersebut dapat diminimalisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survey dengan responden dari beberapa mahasiswa dari Program Magister Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang juga sedang atau pernah berpengalaman mengajar di lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa hambatan yang dihadapi guru PAUD dalam melakukan penilaian informal, yaitu validitas hasil penilaian diragukan, guru belum mumpuni dalam melakukan penilaian informal, waktu pelaksanaan yang tidak menentu, aspek perkembangan yang dinilai terlalu luas, sulitnya pengaplikasian teknik penilaian informal, terdapat siswa yang tergolong Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di kelas, dan karakteristik peserta didik yang kurang mendukung proses pembelajaran.
Copyrights © 2021