Jurnal Teknik Sipil Unika Soegijapranata : G-SMART (Geoteknik, Struktur, Manajemen Konstruksi, Sumber Daya Air, Transfortasi)
Vol 4, No 2: Desember 2020

Kajian Kawasan Risiko Banjir Di Sungai Banjir Kanal Barat Dengan Mempertimbangkan Penurunan Muka Tanah (Land Subsidence)

Ivan Kurniawan (UNIKA Soegijapranata)
Maria Marcellina Harnita Permatasari (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Unika Soegijapranata)
Budi Santosa (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Unika Soegijapranata)



Article Info

Publish Date
14 Jun 2021

Abstract

Kota Semarang sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah memiliki curah hujan tinggi yang mempengaruhi peningkatan muka air. Kota Semarang tak jarang dilanda bencana banjir karena sungai tidak lagi mampu menampung air sehingga melimpas ke daratan di daerah sekitarnya. Selain itu, penurunan muka tanah menjadi salah satu faktor terjadinya banjir di Kota Semarang. Oleh sebab itu, dilakukan pengkajian terhadap pemodelan kawasan risiko banjir pada Sungai Banjir Kanal Barat dengan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS.Tujuan utama dari peneltian ini adalah mengetahui tingkat risiko banjir pada area di sekitar Sungai Banjir Kanal Barat. Penelitian ini melakukan kegiatan perhitungan curah hujan harian maksimum, mencari hidrograf aliran dan melakukan pemodelan Sungai Banjir Kanal Barat dengan menggunakan metode unsteady flow.Hasil analisis dari penelitian ini berupa peta risiko banjir kawasan Sungai Banjir Kanal Barat sebelum dan sesudah penuran muka tanah selama 10 tahun. Wilayah yang memiliki tingkat risiko banjir tertinggi dalam penelitian ini adalah Panggung Lor. Selama 10 tahun, peningkatan jumlah penduduk terpapar naik sebesar 5,52% pada kawasan Sungai Banjir Kanal Barat.

Copyrights © 2020