Majalah Ilmiah UPI YPTK
Vol. 25 (2018) No. 2

Dimensi Edukasi Dalam Ungkapan Larangan Masyarakat Minangkabau

Noni Febriana (Universitas Putra Indonesia YPTK)
Robby Dharma (Universitas Putra Indonesia YPTK)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2019

Abstract

Artikel ini ditujukan untuk mendeskripsikan dimensi edukasi yang terdapat dalam ungkapan larangan masyarakat Minangkabau. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis isi. Penelitian ini dilakukan pada empat tempat di kota Padang, yaitu: Padang Barat, Padang Timur, Padang Utara, dan Padang Selatan. Data penelitian ini adalah ungkapan larangan masyarakat Minangkabau yang dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara dengan penghulu, cerdik pandai, dan alim ulama. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan dua hal. Pertama, bentuk ungkapan larangan masyarakat Minangkabau dapat direkonstruksi berdasarkan pelanggarnya, yaitu: wanita hamil, anak perempuan, dan anak laki-laki. Kedua, dimensi edukasi ungkapan larangan masyarakat Minangkabau juga dapat direkonstruksi berdasarkan tindakan, yang terdiri atas tiga dimensi edukasi, yaitu pekerjaan, pertanda, dan kesehatan tubuh. Dimensi edukasi yang terkandung dalam ungkapan larangan masyarakat Minangkabau ditujukan untuk semua orang dan berfokus pada konteks dan perbuatan yang dilanggar, seperti: duduk, menyapu, bermain, bekerja, berjalan, makan, dan aktivitas keseharian lainnya yang terlihat tidak etis atau sumbang.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jmi

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Social Sciences

Description

Jurnal Majalah Ilmiah UPI YPTK adalah jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Putra Indonesia, YPTK, Padang Sumatera Barat, Indonesia. Jurnal ini menerbitkan karya yang memajukan pengetahuan tentang teori, praktik, dan penelitian di bidang multidisiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk ...