Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran android untuk siswa kelas X di SMK Negeri 7 Kerinci. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan, dengan desain pengembangan yang dipilih adalah menggunakan model pengembangan Allesi dan Trollip. ModelPengembangan tersebut memiliki 3 fase yaitu, planning, design, dan development. Pada saat melakukan pengembangan produk di lakukan uji alpha dan uji beta masing-masing satu kali pada fase Development dimana uji alpha mertujuan untuk mengetahui validitas produk, sedangkan uji beta bertujuan untuk mengetahui praktikalitas dan efektifitas, hasil penilaian kevalidan pada uji alpha oleh para ahli Secara keseluruhan Terhadap media pembelajaran android (SimKomdig) adalah sebesar 87,28%, sedangkan Hasil penilaian uji kepraktisan dan efektifitas pada uji beta Secara keseluruhan dari Media Pembelajaran Android masing-masing sebesar sebesar 89,20% dan 87,66%, sehingga berdasarkan penilaian beserta masukan ahli serta hasil dari uji coba lapangan Media pembelajaran Android sudah teruji Valid, Praktis dan juga Efektif digunakan pada proses pembelajaran pada mata pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital kelas X diSMKN 7 Kerinci.
Copyrights © 2019