Lembar Kegiatan Siswa (LKS) merupakan lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. LKS berbasis PBL dipilih untuk menjawab tuntutan kurikulum 2013 yang mengharuskan siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pengembangan LKS berbasis model pembelajaran problem based learning (PBL) pada kompetensi dasar APBN dan APBD dalam pembangunan ekonomi, menganalisis kelayakan LKS berbasis model pembelajaran problem based learning (PBL) pada kompetensi dasar APBN dan APBD dalam pembangunan ekonomi, serta menganalisis respon siswa kelas XI SMA Negeri 1 Arosbaya Bangkalan terhadap pengembangan LKS berbasis model pembelajaran problem based learning (PBL) pada kompetensi dasar APBN dan APBD dalam pembangunan ekonomi. Dari penelitian ini dierpoleh hasil pengembangan LKS berbasis model pembelajaran problem based learning (PBL) pada kompetensi dasar APBN dan APBD dalam pembangunan ekonomi memiliki rata-rata presentase sebesar 84,34%, yang termasuk kedalam kategori sangat layak, dan respon siswa mendapat hasil rata-rata sebesar 94,58% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, LKS berbasis model pembelajaran PBL sangat layak untuk diterapkan didalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Pengembangan, LKS, Problem Based Learning.
Copyrights © 2019