Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana peningkatan kompetensi mathematical reasoning siswa yang didasarkan pada nilai postes antara kelas ekspermen-1 yang dimulai dari konkret (cerita) → semikonkret (gambar) → abstrak (simbol) dan kelas eksperimen-2 yang dimulai dari abstrak (simbol) → semikonkret (gambar) → konkret (cerita). Metode penelitian yang dilakukan adalah experimental research dengan menggunakan rancangan desain kelompok kontrol pretes-posttes. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik parametrik yaitu Paraired-Samples T Test melalui program SPSS, bila data postes berdistribusi normal. Namun, apabila data tersebut tidak berdistribusi normal maka dilanjutkan dengan uji statistik nonparametrik yaitu Two Related Samples Test. Penelitian ini menghasilkan: (1) kompetensi mathematical reasoning siswa mengalami peningkatan berdasarkan postest setelah mereka diberi perlakuan yang dimulai dari konkret (cerita) → semikonkret (gambar) → abstrak (simbol) maupun perlakuan yang dimulai dari abstrak (simbol) → semikonkret (gambar) → konkret (cerita) terkait materi jarak dari titik ke garis dan titik ke bidang dalam ruang dimensi tiga. (2) kelas ekspermen-1 yang dimulai dari konkret (cerita) → semikonkret (gambar) → abstrak (simbol) lebih baik dibandingkan dengan kelas eksperimen-2 yang dimulai dari abstrak (simbol) → semikonkret (gambar) → konkret (cerita) terkait materi jarak dari titik ke garis dan titik ke bidang dalam ruang dimensi tiga). Kata-kata kunci: Mathematical Reasoning, Multi Representation.
Copyrights © 2020