TARBIYATUNA
Vol 11 No 2 (2018): AGUSTUS

Multikulturalisme dalam Pendidikan Agama Islam dan Implementasinya di SMA Negeri 3 Lumajang

Ubaidillah Ubaidillah (Institut Agama Islam Negeri Jember, Indonesia)
Khilmiyatul Khumidat (Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2018

Abstract

Tulisan ini ingin melihat bagaimana implementasi nilai-nilai multikulturalisme dikembangkan terutama dalam pendidikan agama di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 di Lumajang. Seperti diketahui, di sekolah terdapat mata pelajaran pendidikan agama dan terdapat peserta didik yang memiliki perbedaan agama. Multikulturalisme merupakan realitas kehidupan masyarakat dan bangsa, meskipun tidak setiap subyek masyarakat atau bangsa ini mau mengakui dan menerimanya, namun semua meyakini bahwa multikulturalisme sebagai sebuah ideologi akan mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun secara kultural dan kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dengan observasi, interview dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Bulan Maret dan April 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai multikultural yang ada di SMA Negeri 3 Lumajang mengacu pada nilai-nilai universal dalam masing-masing agama seperti kebersamaan, keadilan, kesetaraan dan kesamaan, sekalipun terdapat berbagai perbedaan agama, suku, dan budaya. Selain itu, implementasi nilai multikultural dalam pendidikan agama Islam dilakukan melalui kegiatan pembiasaan.Salah satu faktor pendukung implementasi multikultural di SMA Negeri 3 adalahadanya antusias peserta didik dan kesadaran peserta didik tentang pentingnya implementasi nilai multikulturalisme.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

tarbiyatuna

Publisher

Subject

Education

Description

Tarbiyatuna adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel tentang pendidikan Islam, pendidikan Agama Islam dan bahkan manajemen Pendidikan Islam. Dimaksudkan sebagai wahana pemikiran kritis dan terbuka bagi semua kalangan baik akademisi, agamawan, intelektual, mahasiswa dengan spesifikasi kajian ...