Penelitian ini bertujuan mengkaji keberadaan kajang sebagai bagian dari upakara pada prosesi ngaben di Bali. Kajang merupakan suatu kain yang berisikan aksara-aksara suci dan simbol-simbol yang memiliki makna filosofis keagamaan menurut Hindu. Kajang Tutuan merupakan suatu bentuk kajang yang digunakan dalam prosesi ngaben warga Tutuan. Bukan hanya sekedar sarana pelengkap upacara, namun terkandung simbol dan fungsi yang cukup penting yaitu identitas Tutuan sebagai bagian dari warga di Bali. Keberadaan kajang Tutuan tidak hanya sebagai bagian dari sarana keagamaan dalam upacara ngaben namun terkandung konsepsi-konsepsi seni rupa dan agama Hindu yang saling berhubungan didalamnya. Penelitian kualitatif dengan studi pendekatan fenomenologis ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa pengamatan, wawancara serta kajian pustaka yang relevan dengan fokus penelitian. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa konsepsi agama dan seni dalam kajang Tutuan terbagi dalam tiga hal yaitu satyam, siwam dan sundaram. Satyam yaitu terdapat makna-makna filosofis dalam kajang Tutuan. Siwam bahwa dalam proses pembuatan dan penggunaan kajang terdapat ritual-ritual suci. Sundaram bahwa terdapat nilai-nilai keindahan dalam kajang Tutuan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi, dan berdampak dalam memberikan sumbangsih pengetahuan. Penelitian ini juga dapat menjadi suatu pustaka dalam kajian terhadap sarana upacara agama Hindu.
Copyrights © 2021