MUDRA Jurnal Seni Budaya
Vol 35 No 3 (2020): September

Upacara Tabut di Pesisir Barat Sumatera

Khanizar - (Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, Padang)
Hendrik Arwan (Pendidikan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Papua, Papua Barat)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2020

Abstract

Upacara tabut sangat layak untuk dikaji dalam konteks kajian budaya dan masyarakat pendukungnya. Hal ini disebabkan bahwa upacara tabut sebagai identitas budaya, perekat nilai budaya dan makna budaya oleh masyarakat di Pesisir Barat Sumatera. Pembahasan upacara tabut sebagai cerminan estetika budaya masyarakat Pesisir Barat Sumatera, berkaitan dengan, arena budaya Islam Syi’ah di Pantai Barat Sumatera dan Indonesia umumnya. Permasalahan penelitian ini adalah; (1) Bagaimana bentuk estetika upacara tabut sebagai identitas dan sekaligus sebagai perekat nilai budaya, (2) Bagaimana fungsi estetika upacara tabut sebagai identitas lokal, (3) Bagaimanakah kelompok masyarakat Pesisir Barat Sumatera memaknai upacara tabut yang dilaksanakan sekali dalam setiap tahun Hijiriah. Tujuan penelitian ini adalah membahas nilai-nilai upacara tabut dari aspek; (1) identitas masyarakat dan sekaligus sebagai perekat nilai budaya masyarakat Pesisir Barat Sumatera. (2) mengaplikasikan fungsi estetika etnis. (3) menjelaskan makna estetis dan kaitannya dengan agama dan adat istiadat. Penelitian dilaksanakan dengan mempergunakan metode kualitatif sesuai dengan kaidah penelitian ilmiah dan paradigm kajian budaya. Untuk pemecahan permasalahan digunakan tiga teori besar, yaitu teori genealogi, teori dekonstruksi dan teori postkolonial. Ketiga teori tersebut dipergunakan secara eklektis untuk membahas subtansi pokok bahasan. Bahasan terhadap penelitian upacara tabut di Pesisir Barat Sumatera terdiri atas; (a) upacara tabut sebagai bentuk cerminan estetika budaya masyarakat Pesisir Barat Sumatera, (b) Fungsi upacara tabut oleh masyarakat Pesisir Barat Sumatera, sebagai pembersihan jiwa, religiusitas, pengalaman mistis dan estetis, ideologi, hegemoni melebihi patronase postkolonial, hingga upacara tabut berfungsi sebagai pensucian dan pernyataan estetis kosmologi masyarakat pendukung upacara tabut; dan (c) Makna dekonstruksi dan genealogi estetika upacara tabut di Pesisir Barat Sumatera.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

mudra

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

AIMS The journal presents as a medium to share knowledge and understanding art, culture, and design in the area of regional, national, and international levels. In accordance with the meaning of the word “Mudra”, which is a spiritual gesture and energy indicator, it is hoped that the journal ...