Bullying merupakan kegiatan yang dilakukan secara berulang – ulang dari seorang siswa atau kelompok siswa yang memiliki kekuasaan. Bentuk bullying di sekolah terdiri dari bullying fisik, verbal, dan sosial. Siswa yang menjadi korban bullying cenderung tidak mendapat dukungan sosial, tidak percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki dan kesulitan bersosialisasi sehingga tidak mempunyai motivasi belajar yang berdampak terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tindakan bullying dengan prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2020, dengan populasinya adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Bulu Kabupaten Rembang yang menjadi korban bullying sebanyak 56 siswa. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan responden 30 siswa terdiri dari 16 perempuan dan 14 laki- laki. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Uji statistik yang digunakan adalah uji SPSS. Jenis bullying yang terjadi antara lain bullying fisik 7 siswa (23,3%) , bullying verbal 14 siswa (46,7%)dan bullying relasional 9 siswa (30%). Data dianalisa menggunakan uji non parametrik rank spearman didapatkan nilai p value= 0,000 yang berarti terdapat hubungan tindakan bullying dengan prestasi belajar anak korban bullying.
Copyrights © 2020