Riset ini mengeksplorasi bagaimana akademisi akuntansi terjebak dalam "euforia" sertifikasi akuntansi. Riset ini juga menjelaskan bagaimana fenomena penyajian rentetan gelar merupakan konsekuensi dari kapitalisme yang menyimpangkan manusia dari norma-norma agama. Penelitian ini menggunakan basis web untuk mengeksplorasi biaya sertifikasi profesi akuntan, citra kesuksesan, dan melakukan triangulasi dengan temuan empiris dari penyelenggara serta para aktor yang terlibat. Hasilnya kemudian dianalisis di bawah perspektif Islam untuk menunjukkan bahwa telah terjadi penyimpangan dari tujuan asali manusia untuk beribadah pada Tuhan. Ditemukan bahwa "status profesional" dan "upaya pencarian proyek" adalah alasan di balik kebutuhan sertifikasi. Di sisi lain, lembaga penyelenggara merayu praktisi dan akademisi untuk mendapatkan gelar untuk "penghasilan lebih tinggi" karena peningkatan "kredibilitas". Tingginya biaya sertifikasi mengkonfirmasi keberadaan industri akademik kapitalistik akuntansi.
Copyrights © 2020