Masalah kemiskinan menjadi pergumulan sebagian besar masyarakat Asia sampai hari sehingga usaha berteologi harus menyentuh realitas itu. Usaha tersebut mungkin dikerjakan karena fakta El Gibore dalam kisah Gideon berkaitan dengan masalah kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah menemukan bagaimana kontruksi teologi kontekstual Asia berdasarkan fakta El Gibor dalam kisah Gideon dan pergumulan kaum miskin Asia. Penelitian ini menggunakan metode kuwalitatif Teologi Biblika dan Teologi Kontekstual dengan prosedur mencakup: Pertama, mendeskripsikan pergumulan kaum miskin Asia, Kedua, mengeksegesis fakta El Gibor dalam kisah Gideon dalam kaitannya dengan pergumulan kemiskinan, ketiga, mereduksi kedua data tersebut sehingga ditemukan konstruksi teologi kontekstual Asia dan Keempat, menarik kesimpulan. Hasil penelitian mencakup: Adanya perjumpaan kemiskinan Asia dan Israel zaman Gideon dalam dimensi ekonomis, sosiologis, psikologis dan mesinanis. Teisme bagi kaum miskin Asia adalah Allah yang memperjuangkan nasib kaum miskin yang hadir dalam penderitaan. Manusia dari realitas kemiskinan Asia terdiri dari kaum penindas dan tertindas yang keduanya memerlukan anugerah pengampunan Allah. Kata kunci: Kaum miskin Asia, El Gibor, kisah Gideon, Konstruksi.
Copyrights © 2019