Penulis melakukan investigasi dan wawancara terhadap 105 mahasiswa tahun pertama di Universitas Ma Chung untuk mengetahui penggunaan strategi belajar kosakata bahasa Mandarin. Investigasi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner untuk melihat adanya pengaruh suku (Tionghoa/ non-Tionghoa), jenis kelamin, tingkat kemampuan bahasa Mandarin, dan cara dosen dalam mengajar dalam penggunaan strategi belajar kosakata Bahasa Mandarin. Selanjutnya, untuk melihat apakah hasil kuesioner penelitian sudah sesuai, peneliti melakukan wawancara terhadap 105 objek penelitian. Peneliti mendapati bahwa strategi sosial merupakan strategi yang paling banyak digunakan di kalangan mahasiswa dalam mempelajari kosakata bahasa Mandarin. Peneliti juga menemukan bahwa latar belakang suku tidak berpengaruh terhadap pilihan strategi belajar.
Copyrights © 2021