Deiksis
Vol 12, No 03 (2020): Deiksis

Code Mixing and Code Switching Found in Video Instagram

Siti Nita Kartika (STKIP PGRI Ponorogo)
Ratri Harida (STKIP PGRI Ponorogo)
Adip Arifin (STKIP PGRI Ponorogo)



Article Info

Publish Date
02 Oct 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ujaran Baby Moonella yang mengandung campur kode dan alih kode di video Instagram miliknya. Ada 5 video yang dipilih dengan mempertimbangkan kecukupan representasi penggunaan alih kode dan campur kode kekinian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari hasil transkripsi tuturan Baby Moonella. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori dari Hymes (1986) dan Siregar (1996) yang diadaptasi dari Hoffman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada tiga jenis alih kode dan dua jenis campur kode yang digunakan Baby Monella, seperti: tag code switching, inter-sentential switching, intra-sentential switching, intra-sentential mixings, insertion in extra-sentential mixing, dan alternation in Extra-sentential mixing. Jenis yang paling dominan digunakan dalam tutur kata Baby Moonella yaitu intra-sentential switching dan extra-sentential mixing dalam bentuk alternation. Alasan Baby Moonella melakukan pencampuran kode dan alih kode karena dia meniru apa yang dikatakan ibunya. Dia sering merasa kebingungan dengan perubahan bahasa dalam percakapan sehari-harinya. Banyak kata dalam Bahasa Inggris yang dia sendiri tidak mengetahui arti dan padanannya dalam Bahasa Indonesia. Selain itu, Baby Moonella juga sudah dibiasakan oleh orang tuanya untuk menggunakan dua bahasa dalam komunikasi sehari-hari. Kata Kunci: alih kode, campur kode, video instagram, Babby Moonella

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

Deiksis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and ...