Kematangan karir siswa ditunjukkan oleh kemampuan siswa untuk mengukur diri, mengetahui potensi diri, penguasaan informasi jabatan atau pekerjaan, ketepatan dalam menentukan tujuan karir, kemampuan membuat perencanaan karir, dan memecahkan masalah yang mereka temui dalam berkarir dalam konteks ini adalah kemampuan memilih jurusan di pendidikan lanjut. Siswa yang menjadi sample penelitian adalah 5 orang siswa kelas XII MIPA yang dipilih menggunakan teknik purposive dengan keriteria skor kematangan karir terendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling kelompok dengan pendekatan trait and factor terhadap kematangan karir peserta. Pada hasil ditemukan bahwa nilai t-hitung -6, 192 serta nilai sig. 0,003. Berdasarkan t tabel dengan df= n-k atau 5-2 atau t tabel 2,353 maka dengan nilai t-hitung sebesar -6,192 maka ho ditolak. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh penerapan konseling kelompok dengan pendekatan trait and factor terhadap kematangan karir peserta didik kelas XII SMA.
Copyrights © 2020