Sebagai sumber energi utama di Indonesia, listrik menjadi kebutuhan yang harus terpenuhi baik di pabrik, kantor, sarana pendidikan bahkan di rumah tangga. Untuk menjamin ketersediaannya maka harus dilakukan perawatan dan pemeliharaan secara rutin pada peralatan listrik salah satunya menguji nilai tahanan isolasi pada pemutus tenaga. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui arus bocor yang terjadi diperalatan listrik khususnya pada pemutus tenaga supaya dapat digunakan dengan aman ketika dialiri arus listrik. Pada pengujian ini digunakan alat penguji yaitu Insulation tester yang digunakan untuk memastikan bahwa isolasi kabel dalam kondisi yanag baik. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh hasil nilai tahanan isolasi untuk fasa R sebesar 86.300 MΩ nilai atas-bawah, 65.000 MΩ untuk nilai atas-ground dan 65.000 MΩ untuk nilai bawah-ground. Untuk fasa S nilai yang diperoleh 113.000 MΩ untuk nilai atas-bawah, 66.500 MΩ untuk nilai atas-ground dan 145.000 MΩ untuk nilai bawah-ground. Sementara untuk nilai fasa T menunjukan nilai atas-bawah, atas-ground dan bawah- ground yaitu sama-sama >1.000.000 MΩ . Dari hasil tersebut diketahui bahwa kondisi dari nilai isolasi masih dalam kondisi baik dan aman sesuai dengan standar yang ditetapkan yaitu 150 MΩ untuk tegangan 150 KV.Kata kunci : gardu induk; insulation tester; pemutus tenaga; tahanan isolasi
Copyrights © 2021