Tujuan penelitian ini adalah untuk Menguji pengaruh sepeda motor Honda Vario 125cc Tahun 2013 tanpa menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) dan menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) dengan 1 katalisator maupun 2 katalisator terhadap peforma mesin meliputi : 1). Torsi Mesin; 2). Daya mesin; 3). Konsumsi Bahan Bakar; 4). Suhu Mesin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan jenis Deskriptif untuk mengungkapkan informasi tentang efektivitas penggunaan Hydrocarbon Crack System (HCS) terhadap peforma mesin sepeda motor. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebuah sepeda motor Honda Vario 125cc Tahun 2013 dengan variasi penggunaan Hydrocarbon Crack System (HCS). Hasil penelitian ini adalah : 1). Terdapat pengaruh tertinggi pada torsi mesin saat menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) 1 katalisator adalah 7.35 Nm; 2). Terdapat pengaruh tertinggi pada daya mesin saat menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) 1 katalisator adalah 3.50 Hp;3). Terdapat pengaruh tertinggi pada suhu mesin sebelum menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS)adalah 128.2°C;4). Penurunan konsumsi bahan bakar menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) 2 katalisator adalah 09:15 menit. Kata Kunci : Hydrocarbon Crack System (HCS), Katalisator, Peforma
Copyrights © 2019