Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Vol 18, No 01 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI

PENINGKATAN KUALITAS BIOPOLIMER (PLA) NANOKOMPOSIT MODIFIKASI FILLER BENTONIT DAN KITOSAN ANTI-BAKTERI

Fanny Sakinah (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2021

Abstract

PLA adalah biopolimer yang paling menjanjikan, karena menawarkan beberapa keunikan terutama sifat Biodegradable, kompatibibel dan kemampuan proses termoplastiknya. PLA digunakan untuk banyak aplikasi yang berbeda, dari kemasan hingga produk pertanian dan industri farmasi. Tujuan umum dari tinjauan ini adalah untuk memperkenalkan asam poli-laktat (PLA), termoplastik yang dapat kompos dan dapat terurai terbuat dari sumber yang terbarukan. Kemampuan PLA untuk menjadi aktif yang kuat bahan kemasan di berbagai daerah yang membutuhkan karakteristik antimikroba dan antioksidan dibahas. Karena itu, aplikasi nanomaterials dalam kombinasi dengan struktur PLA untuk membuat nanocomposites PLA baru dengan yang lebih besar kemampuan juga tercakup. Pendekatan ini dapat memodifikasi kelemahan PLA untuk beberapa aplikasi kemasan makanan. Keterkaitan dari bahan bio-original 100% dan nanomaterial membuka jendela baru untukmenjadi mandiri, terutama, dari polimer berbasis petrokimia dan, kedua, untuk menjawab lingkungan dan masalah kesehatan niscaya akan tumbuh seiring waktu. Peningkatan efektivitas bahan kemasan dapat membantu mencegah patogen bawaan makanan dan mengurangi limbah lingkungan. Modifikasi dengan penambahan bentonit dalam PLA akan membentuk nanokomposit. Nanokomposit adalah material yang tersusun atas dua atau lebih komponen penyusun, dimana salah satu atau lebih komponen memiliki ukuran yang sangat kecil, yaitu nanometer (1-100 nm). Polimer-bentonit nanokomposit terbentuk dengan mendispersikan material  nanobentonit berlapis pada matriks polimer. Nanobentonit memiliki luas permukaan yang sangat besar sehingga dapat berinteraksi secara efektif dengan matriks polimer pada konsentrasi rendah (5-8%). Akibatnya, polimer nanobentonit menunjukkan peningkatan pada modulus, stabilitas termal dan sifat barrier tanpa peningkatan berat jenis dan kehilangan sifat optik. Disini juga PLA akan di modifikasi dengan kitosan, interaksi antara polylactid acid (PLA) dengan kitosan memberikan perlindungan terhadap kontaminasi dan pembusukan oleh mikrobia penyebab makanan mudah basi dan rusak. Dalam kemasan makanan, antimikroba berpengaruh terhadap sifat menghalangi bahan terkena bakteri, sehingga dapat meningkatkan kadaluarsa dan kualitas produk.Kata ikunci i: IPLA, Kitosan, Bentonit, Nanokomposit

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JSTR

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Education Engineering Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material. ...