Di kabupaten Sumenep ada beberapa sekolah dasar yang melaksanakan kegiatan Full Day School dan Reguler. Tentunya ini akan berakibat terhadap tingkat kebugaran jasmani dan motorik kasar siswa sekolah dasar tersebut. Bukan rahasia lagi bahwa kebugaran jasmani dan motorik dapat mempengaruhi aktivitas belajar mengajar di dalam kelas. Basic Motor Ability – Revised adalah sebuah pengujian berdasarkan norma yang digunakan untuk menilai respon kontrol otot besar dan otot kecil yang dipilih. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan untuk menggambarkan gejala,fenomena atau peristiwa tertentu (Maksum 2012:68). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dinamakan dekriptif kuantitatif yang tujuanya menggambarkan suatu fenomena berdasarkan angka-angka yang diperoleh. Hasil yang diproleh untuk Full Day School, Tes Koordinasi Mata Tangan dengan skor 4,tes keseimbangan statis dengan skor 18.5 kategori sedang, tes menendang bola dengan skor 2 dengan kategori sangat kurang dan tes kelincahan dengan skor 15.46 dengan kategori sangat kurang. Untuk Regular School Tes Kordinasi Mata Tangan dengan skor 7,tes keseimbangan statis dengan skor 23 kategori sedang, tes menendang bola dengan skor 4 dengan kategori kurang dan tes kelincahan dengan skor 13.41 dengan kategori baik.
Copyrights © 2020