Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan calon guru Agama Hindu dalam mengimplementasikan metode pembelajaran agama. Penelitian ini dilaksanakan di STKIP Agama Hindu Amlapura dengan menyasar mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Data dikumpulkan dengan metode observasi, selanjutnya dianalisis secara kuantitatif untuk mengukur kesiapan calon guru dala mengimplementasikan metode pembelajaran agama. Hasilnya adalah dalam proses pembinaan ternyata dapat meningkatkan kesiapan calon guru Pendidikan Agama Hindu dalam mengimplementasikan metode pembelajaran agama. Sebagai buktinya, pada siklus I, kesiapan calon guru Pendidikan Agama Hindu secara klasikal tergolong cukup siap dengan skor rata-rata sebesar 17,14; sedangkan persentase jumlah calon guru yang tergolong siap secara individual sebesar 28,57% atau hanya 2 (dua) orang calon guru yang tergolong siap. Sementara itu, pada siklus II, secara klasikal kesiapan calon guru Pendidikan Agama Hindu secara klasikal tergolong siap dengan skor rata-rata sebesar 19,29 dan persentase jumlah calon guru yang tergolong siap sebesar 71,43% atau sejumlah 5 orang calon guru yang tergolong siap.
Copyrights © 2021