Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences
Vol 1, No 3 (2020)

HUKUM ISLAM DI TANAH DELI: Pemikiran Nukman Sulaiman tentang Hukum Inseminasi

Irwansyah Irwansyah (Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2020

Abstract

Abstrak: Studi ini mengkaji pemikiran Nukman Sulaiman tentang hukum meminjamkan rahim untuk kandungan bayi. Nukman Sulaiman merupakan salah satu figur penting dalam organisasi Al Washliyah, sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia. Tidak banyak penelitian mengenai ulama ini, padahal ia merupakan salah satu ulama berpengaruh dan menghasilkan banyak karya. Studi ini merupakan studi kepustakaan dimana karya-karya Nukman Sulaiman menjadi data primer. Data dianalisis dengan metode analisis isi. Studi ini mengajukan temuan bahwa Nukman Sulaiman menyatakan bahwa haram meminjamkan rahim untuk kandungan bayi jika sperma dan ovumnya bukan berasal dari suami isteri yang sah. Hadis secara tegas melarang untuk meletakkan sperma seorang laki-laki ke rahim perempuan yang tidak halal baginya. Pandangan ini memperkuat pandangan para ulama seperti Yûsuf al-Qardhawi, Mahmûd Syaltût dan Wahbah al-Zuhaily. Akan tetapi, keharaman ini tidak berlaku pada pasangan suami isteri yang sah dengan ketentuan bahwa sperma dan ovum (setelah dilakukan pembuahan secara medis atau inseminasi buatan) tetap dikembalikan kepada rahim isterinya sendiri. Hal ini merupakan solusi bagi pasangan suami isteri yang tidak bisa memperoleh keturunan secara normal. Studi ini menunjukkan bahwa Nukman Sulaiman turut memberikan sumbangsih bagi kajian hukum Islam di Indonesia. Kata Kunci: Nukman Sulaiman, Al Washliyah, Syâfi‘iyah, inseminasiAbstract: Islamic Law in Deli Land: Nukman Sulaiman’s Thought on the Ruling of Insemination. Islamic Law in Deli Land: Nukman Sulaiman’s Thought on the Ruling of Insemination. This study examines Nukman Sulaiman’s thoughts on the law of lending the uterus for the womb of a child. Nukman Sulaiman is an important figure in the Al Washliyah organization, the largest Islamic organization in Indonesia. There is not much research on this scholar, even though he is one of the influential scholars and has produced many works. This study is a literature study where Nukman Sulaiman’s works are the primary data. The data were analyzed using the content analysis method. This study suggests that Nukman Sulaiman stated that it is haram to lend the uterus for a baby’s womb if the sperm and ovum are not from a legal husband and wife. The hadith strictly forbids putting a man’s sperm into a woman’s womb which is not lawful for him. This view strengthens the views of scholars such as Yûsuf al-Qardhawi, Mahmûd Syaltût and Wahbah al-Zuhaily. However, this prohibition does not apply to legally married couples provided that the sperm and ovum (after medical fertilization or artificial insemination) are still returned to the wife’s own womb. This is a solution for married couples who cannot get offspring normally. This study shows that Nukman Sulaiman contributed to the study of Islamic law in Indonesia.Keywords: Nukman Sulaiman, Al Washliyah, Syâfi‘iyah, insemination

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

islamijah

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences (IJIS) is an international, scholarly open access, peer-reviewed and fully refereed journal focusing on theories, methods and applications in Islamic social sciences. As an international, online-only journal it is devoted to the publication of original, ...