PT XYZ adalah perusahaan dibidang industri manufaktur otomotif. Saat ini, terdapat kendala pada mesin Cold Forging yang digunakan untuk memproduksi Housing 2W, yakni masih terdapat breakdown time sehingga kondisi tersebut menyebabkan terganggunya proses produksi. Perusahaan berharap bisa mendapatkan solusi untuk meminimalkan breakdown time tersebut. Oleh karena itu, maka diperlukan langkah perbaikan dan usulan kebijakan perawatan (maintenance) yang tepat sehingga produktivitas mesin menjadi optimal. Adapun solusi dari permasalahan tersebut yakni menggunakan pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan mengetahui kerugian loss time terbesar pada mesin Cold Forging berdasarkan six big losses. Dari hasil penelitian, diperoleh nilai OEE pada bulan Juli 2019 sebesar 81,68%, bulan Agustus 2019 sebesar 83,23%, bulan September 2019 sebesar 86,02%, bulan Oktober 2019 sebesar 83,37%, bulan November 2019 sebesar 82,63%, bulan Desember 2019 sebesar 73,13%. Loss time terbesar berdasarkan six big losses yaitu setup and adjustment losses. Langkah perbaikan yang direkomendasikan yaitu membuat SOP setiap kejadian yang anomali, melakukan preventive maintenance rutin setiap bulan, menyiapkan tools dan material sebelum dandory.
Copyrights © 2020