Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2

PERBEDAAN JUMLAH LEUKOSIT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG RUTIN DAN TIDAK RUTIN MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG

Nia Triswanti (Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Tusy Triwahyuni (Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Zulfian Zulfian (Depaetemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Arsy Sulisvia Ningsih (Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2021

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan di Indonesia dengan prevalensi sebesar 0,39% pada tahun 2018. Penyakit gagal ginjal kronik membutuhkan terapi hemodialisa sebagai pengganti fungsi ginjal secara fisiologis, terapi ini dilakukan 2-3 kali dalam seminggu dengan kurun waktu kurang lebih 4-5 jam dari terapi hemodialisa yang dilakukan keadaan ini dapat berpengaruh terhadap jumlah leukosit pada tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah leukosit pada pasien gagal ginjal kronik yang rutin dan tidak rutin menjalani hemodialisa. Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung yang berjumlah 71 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa rekam medik. Berdasarkan dari hasil penelitian didapatkan rata-rata jumlah leukosit pada pasien rutin menjalani hemodialisa sebesar 6.295 /µl. Hasil rata-rata jumlah leukosit pada pasien yang tidak rutin menjalani hemodialisa sebesar 7.142 /µ. Hasil uji Mann Whitney menunjukan bahwa tidak ada perbedaan jumlah leukosit pada pasien yang rutin dan tidak rutin menjalani hemodialisa dengan nilai p=0,193 (p>0,005). Tidak ada perbedaan jumlah leukosit pada pasien gagal ginjal kronik yang rutin dan tidak rutin menjalani hemodialisa. Peneliti selanjutnya diharapkan memperhatikan pengelolaan variabel-variabel yang mempengaruhi hasil penelitian seperti lamanya proses hemodialisa.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...