Kelayakan mengajar guru tidak cukup hanya diukur berdasarkan pendidikan formal tetapi juga harus diukur berdasarkan bagaimana kemampuan guru dalam mengajar dan sesi penguasaan materi, menguasai, memilih dan menggunakan metode, media serta evaluasi pembelajaran. Bila selama ini banyak pendapat menyatakan profesionalisme guru di Indonesia relatif rendah atau kurang memadai, hal itu merupakan akibat dari kurang kepengawasannya kepengawasan kepala sekolah.Tujuan dari penelitian tindakan sekolah (PTS) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pembinaan kepala sekolah melalui pelatihan berkelanjutan dalam meningkatkan kinerja guru. Dalam penelitian tindakan sekolah (PTS) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kinerja guru dengan mencapai standar ideal. Dari 64,50 % pada Pra siklus I, dapat meningkat menjadi 71,75 % pada siklus I, dan siklus ke II 80,63 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui pelatihan berkelanjutan dapat meningkatkan kinerja guru dalam dengan ketuntasan mencapai 100 %.
Copyrights © 2021