Eksistensi Tuhan dan agama selalu menjadi perbincangan bahkan menjadi perdebatan sepanjang sejarah umat manusia. Perdebatan yang tak kunjung selesai itu telah melahirkan berbagai pandangan yang satu dengan lainnya sangat berbeda bahkan bertentangan. Fakta belakangan ini menunjukkan bahwa secara teologis ada yang bertuhan dan beragama hanya pada tataran teoretis tapi tidak dalam tataran praktis sekularisme, yang berlindung di balik ketidak mampuan atau kemustahilan manusia untuk mengetahui Tuhannya. Manusia adalah makhluk sejarah,oleh karenannya nama-nama Tuhan juga muncul dalam wacana sejarah dan pemikiran agama. Hubungan agama, budaya dan masyarakat sangat penting atau merupakan sistem kehidupan karena adanya keterkaitan satu sama lain. Untuk soal keberagamaan dan pembangunan sosial tidak lengkap jika hanya dilihat dari satu aspek tertentu saja, untuk itu dalam memandang persoalan kemasyarakatan harus melalui pendekatan holistik. Kehidupan beragama terlihat dari cara berpikir, perilaku atau sikap dan tata krama dalam masyarakat dan berbangsa.
Copyrights © 2021