Studi ini secara spesifik mengambil tema radio komunitas. Secara umum, radio mengalami dinamika pasang surut karena berbagai persoalan yang dihadapinya. Secara khusus, radio komunitas juga mengalami persoalan yang selalu berkaitan dengan ciri-ciri khusus yang membedakan dirinya dari radio komersil. Peneliti menggali informasi dari 20 (dua puluh) pengelola radio komunitas yang tergabung dalam Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) di Jawa Tengah. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan studi kasus. Data didapatkan melalui wawancara kepada setiap pengelola radio komunitas tersebut. Secara ringkas ditemukan beragam persoalan radio komunitas yang berakar pada beragamnya jenis dan motif dari komunitas tersebut, misalnya petani dan warga daerah rawan bencana. Radio komunitas juga menghadapi persoalan manajemen, pendanaan, partisipasi masyarakat, serta dukungan dari pihak ketiga.
Copyrights © 2019