Jurnal Teknik Elektro (JTE)
Vol 8 No 1 (2019): JANUARI 2019

SISTEM PENGENDALIAN TEMPERATUR PADA INKUBATOR PENETAS TELUR OTOMATIS BERBASIS FUZZY LOGIC CONTROL

RAHMAD HIDAYAT (Unknown)
PUPUT WANARTI RUSIMAMTO (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jan 2019

Abstract

Perkembangan teknologi pada era modern seperti sekarang memang sangat berdampak pada kehidupan bermasyarakat. Salah satu contohnya adalah terciptanya alat penetas telur dalam bidang peternakan. Namun, alat penetas telur yang tercipta masih menggunakan konsep konvensional dengan beberapa kelemahan, diantaranya masih menggunakan sistem on/off pada heater, tingkat presisi temperatur yang diperlukan telur untuk menetas masih rendah, dan diperlukannya jadwal manual untuk pembalikan telur. Dari beberapa kelemahan inilah peneliti bermaksud membuat penelitian yang berjudul “Sistem Pengendalian Temperatur pada Inkubator Penetas Telur Otomatis Berbasis Fuzzy Logic Control”. Kontroller utama dalam penelitian ini menggunakan Arduino uno yang telah terprogram dengan Fuzzy Logic Control kemudian disambungkan dengan aktuator sensor DHT11 untuk mendeteksi nilai temperatur dan kelembapan. Aktuator heater sebagai pengatur tingkat kepanasan dalam inkubator sesuai dengan nilai temperatur yang terdeteksi oleh sensor DHT11. Dan aktuator motor stepper sebagai sistem pembalik telur otomatis setiap tiga jam.Pengaplikasian Fuzzy Logic Control dalam penelitian ini menghasilkan respon yang stabil sesuai dengan setpoint yang telah ditentukan. Pada daya heater 15 W menghasilkan Ess=0,01% dan daya heater 25 W menghasilkan Ess=0,164%. Kata Kunci: Inkubator Penetas Telur, Fuzzy Logic Control, Arduino Uno, DHT11

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JTE

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Control & Systems Engineering Education Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of ...