Transformasi : Jurnal Kepemimpinan dan Pendidikan Islam
Vol 2 No 1 (2018): Transformasi : Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan islam

PRINSIP PENDIDIKAN NILAI TAFSIRAL-AZHAR

Ahmad Syarif H (Staf pengajar tetap pada Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
10 Dec 2018

Abstract

Pendidikan nilai yang lahir sebagai alat penyeimbang tiga ranah pendidikan, kognitif, psikomotorik dan afektif berusahamemberikan jawaban terhadap stigma negative masyarakat yang mengganggap system pendidikan dewasa ini telah gagal memikul peran sebagai ‘instrumen’ untuk mendewasakan manusia. Dengan konstruksi yang dimiliki oleh pendidikan nilai, diharapkan akan lahir manusia-manusia purnawan yang tidak hanya unggul di bidang intelektual, tapi juga unggul di ranah emosional dan spiritual. Al-Quran sebagai sumber utama ajaran islam, diyakini oleh para pemeluknya memliki petunjuk kehidupan yang sesuai untuk setiap tempat dan waktu dimana ia berada. Ia laksana gudang yang di dalam- nya tersimpan mutiara dan permata. Namun tidak setiap orang bisa memasuki gudang tersebut. Salah seorang putra terbaik bangsa, Hamka, telah berupaya memasuki gudang tersebut dan hasilnya melahirkan sebuah karya monumental berupa tafsir al-Azhar. Melalui kitab inilah kita akan melihat bagaimana prinsip pendidikan nilai buya Hamka. Dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik atas tafsir al-Azhar, ditemukan bahwa prinsip-prinsip pendidikan nilai yang terdapat dalam tafsir al-Azhar dapat dilihat dalam tiga tema pokok, yaitu makna dan tujuan pendidikan, cara manusia memperoleh nilai, dan metode penyampaian nilai. Makna dan tujuan pendidikan nilai menurut Hamka adalah sebuah upaya yang dilakukan oleh peserta didik untuk membantu peserta didik agar bisa menjadi manusia yang purnawan, artinya manusia yang tidak hanya unggul secara intektual tetapi juga moral. Untuk mencapai tujuan tersebut, manusia melalui akal atau panca indera dan hati atau perasaannya telah memiliki modal besar untuk bisa melakukan hal tersebut. Untuk mendapatkan nilai-nilai tersebut, nilai-nilai harus disampaikan. Cara penyampaian nilai tersebut menurut hamka adalah melalui pendekatan inculcation approach (penanaman nilai) dengan metode bercerita dan memberikan gambaran akan dampak positif dan negative dari nilai-nilai tersebut (penguatan positif dan negative)

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Transformasi

Publisher

Subject

Religion Education Other

Description

Jurnal Transformasi (P-ISSN : 2614-8463 E-ISSN :2615-3734 ) merupakan jurnal yang berfokus pada kajian Kepemimpinan dan Pendidikan Islam, meliputi model-model, gaya, sistem, perilaku dan budaya kepemimpinan dan pendidikan Islam, serta keterkaitan kepemimpinan pendidikan Islam, berupa hasil field ...