Jurnal Sains Dasar
Vol 10, No 1 (2021): April 2021

Pengaruh Konsentrasi HCl terhadap Mikrostruktur dan Sifat Kemagnetan Nanopartikel Fe3O4 yang Disintesis dari Pasir Besi Pantai Glagah Kulonprogo

Pinaka Elda Swastika (Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta)
Farida Hardheyanti (Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta)
Rita Prasetyowati (Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta)
Ariswan Ariswan (Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta)
Warsono Warsono (Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
11 May 2021

Abstract

Nanopartikel Fe3O4 yang berasal dari pasir besi pantai Glagah Kulon Progo telah berhasil disintesis menggunakan metode kopresipitasi dengan berbagai variasi konsentrasi HCl (10%, 15%, 25% dan 37%). Pengaruh konsentrasi HCl terhadap mikrostruktur dan sifat kemagnetan dari Fe3O4 dilihat dengan menggunakan XRD, SEM EDX serta VSM. Hasil XRD menunjukkan bahwa Fe3O4 yang dihasilkan memiliki struktur kristal kubik invers spinel. Semakin besar konsentrasi HCl, semakin baik derajat kristalinitasnya. Hasil SEM EDX untuk sampel Fe3O4 dengan konsentrasi HCl 37% menunjukkan ukuran butir (grain) yang hampir sama serta tingkat kemurnian sampel Fe3O4 yang dihasilkan sebesar 100% (Fe 72,42% dan O 27,58%). Hasil VSM menunjukkan Fe3O4 hasil sintesis memiliki sifat superparamagnetik serta bersifat soft magnetic. Nanopartikel Fe3O4 dengan konsentrasi HCl 25% memiliki Hc, Mr dan Mmax masing-masing sebesar 0,0215 T, 11,60 emu/gr dan 36,51 emu/gr. Sedangkan Nanopartikel Fe3O4 dengan konsentrasi HCl 37% memiliki Hc dan Mr yang lebih kecil yaitu masing-masing sebesar 0,0017 T dan 10,83 emu/gr serta Mmax yang lebih besar yaitu 36,82 emu/gr.

Copyrights © 2021