Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi sangat dibutuhkanoleh siswa, penguasaan pemahaman materi pelajaran yang didapat merupakan hasil dari analisisyang dilakukannya. Suasana pembelajaran yang kurang kondusif dan kurangnya kegiatanpembelajaran penunjang kemampuan menelaah materi berpengaruh pada cara berpikir siswa,sehingga HOTS dan hasil belajar siswa belum maksimal, maka guru mengemas kegiatanpembelajaran dengan inquiry learning. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakankelas, dilaksanakan dalam dua siklus yang di dalamnya terdapat empat tahapan utama kegiatan, yaituperencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDNTlogowungu 02, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 10siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan diolahmenggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perubahan HOTS siswa dari 30%saat prasiklus menjadi 60% pada siklus I, dan 80% pada siklus II. Untuk hasil belajar IPA mengalamipeningkatan ketuntasan belajar dari 40% saat prasiklus menjadi 70% pada siklus I, dan meningkatmenjadi 90% pada siklus II. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa inquiry learning terbukti mampumeningkatkan HOTS dan hasil belajar siswa, khususnya siswa kelas V SDN Tlogowungu 02.
Copyrights © 2021