Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji model CAPM sebagai model keseimbangan harga pasar modal dalam memprediksi return saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45. Adapun data-data yang digunkan dalam penelitian ini merupakan harga penutupan saham-saham LQ45 dan return bulanan indeks LQ45. Untuk pengujian menggunakan two Stage Regresion menggunakan regresi time Series pada tahap satu dan regresi Cross Sectional pada regresi tahap dua. Hasil penelitian menemukan bahwa model CAPM kurang berkerja dengan baik dalam memprediksi harga saham di pasar modal Indonesia, terutama saham-saham yang tergabung dalam LQ45. Model CAPM, model regresi bertolak belakang dengan hipotesis CAPM, hal ini diterangkan dengan pengujian non-linieritas dan pengujian non-sistematis
Copyrights © 2017