JURNAL ILMU PERTANIAN
Vol 23, No 1 (2020)

Pengaruh Accelerated Aging Methods (AAM) dan Lama Inkubasi Menggunakan Larutan KNO3 terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kedelai

Dewi Junita (Universitas Teuku Umar)
Syamsuddin Syamsuddin (Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2020

Abstract

Metode pengusangan dipercepat dapat digunakan untuk menganalisis kualitas benih selama masa penyimpanan sehingga dapat menilai potensi kemampuan tumbuh benih setelah masa penyimpanan, selain itu perlakuan priming sebelum perkecambahan dapat dilakukan untuk meningkatkan perkecambahan benih terutama benih yang telah mengalami kemunduran selama masa simpan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh dari Aclereted aging method dan lama nya inkubasi menggunakan larutan KNO3 terhadap viabilitas dan vigor benih kedelai varietas Gema yang dilakukan di Laboratorium Teknologi Benih Universtas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan petak terpisah pola RAL dengan perlakuan AAM (Kontrol dan perlakuan AAM) sebagai petak utama dan Lamanya inkubasi (1 jam, 2 4 jam, 8 jam) sebagai anak petak. Parameter yang diamati adalah daya berkecambah, indeks vigor, T50 dan Kecepatan tumbuh relative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan aclereted aging methods (AAM) dengan suhu 400C kelembaban 100% selama 2 hari menyebabkan kemunduran kualitas benih kedelai yang ditunjukkan melalui parameter T50. Benih yang diberi perlakuan inkubasi dengan larutan KNO3 dan diberi perlakuan AAM menunjukkan respon yang negatif terhadap vigor benih kedelai

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

AGRIUM

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmu Pertanian "AGRIUM" adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ataupun review yang dirancang sebagai sarana komunikasi untuk para ilmuwan/peneliti yang terkait dengan bidang ...