Permasalahan yang dihadapi guru pada siswa kelas IX B SMPN 2 Pasuruan adalah sikap menunda-nunda dalam pengerjaan tugas. Penelitian dilakukan selama 2 hari dalam 2 minggu sesuai jadwal matematika angkatan 2020/2021. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode Pretest & Postest Design. Sampel diambil acak sebanyak 6 dari 30 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan The Academic Procrastination State Inventory (APSI). Hasil pretest menunjukan prokrastinasi akademik siswa tergolong tinggi, sebesar 81,17%. Setelah diterapkan SRL, prokrastinasi turun menjadi 64%, masih tinggi. Kemudian dilanjutkan tahap kedua, turun menjadi 39%. Disimpulkan bahwa SRL dapat menurunkan prokrastinasi akademik secara signifikan apabila diberikan secara bertahap.
Copyrights © 2021