Bone merupakan salah satu situs pusat kerajaan Bugis yang menarik diungkap biografi lanskapnya, dari unit-unit kampung kecil tradisional (abad ke-14 M) hingga mencapai bentuk kota kolonial pada awal abad ke-20. Penelitian ini secara spasial berfokus pada situs dalam wilayah keruangan Kota Watampone dengan menggunakan metode pendekatan biografi lanskap. Metode penelitian melalui tahapan: (1) rekonstruksi sejarah dan arkeologi; (2) dokumentasi ingatan kolektif; dan (3) narasi biografi lanskap. Hasil penelitian menemukan 9 lapisan biografis secara vertikal. Dari jumlah lapisan biografis tersebut, memori kolektif warga kota hanya terkait Bola Soba sebagai ikon arsitektur serta 4 lapisan biografi peradaban terkait legacy tokoh, yaitu Kawerang (situs Manurunge), Macege, serta Tanah Bangkala dan Taman Arung Palakka (periode lanskap tanpa istana). Perubahan lanskap sangat dipengaruhi perubahan lokasi istana, mengikuti ruang hunian penguasa terpilih. Lanskap tidak saja menunjukkan biografi periodic ruang, tetapi juga identitas dan ‘legacy’ tokoh pada setiap lapisan peradaban.
Copyrights © 2020