Penelitian berdasar konsep konstruksi Relasi Publik yang dilakukan oleh Tim Komunikasi Digital Didi Kempot yang dilakukan sepanjang posting akun @didikempot_official pada bulan Juli 2019 – Desember 2019. Konstruksi ini dilakukan untuk membentuk opini publik atau penggemar mengenai citra Didi Kempot. Penelitian ini menggunakan teori framing dari Pan dan Kosicki yang memiliki struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik dan struktur retoris. Pan dan Kosicki dalam teorinya menjelaskan bagaimana proses membuat suatu pesan menjadi menonjol dan menempatkan informasi lebih dari yang lain sehingga khalayak lebih tertuju pada pesan tersebut. Hasilnya Didi Kempot digambarkan sebagai selebriti atau musisi yang memiliki sifat spiritualis, memiliki kredibilitas dan kompetensi sebagai seorang artis. Didi Kempot pun digambarkan sebagai sosok dicintai berbagai generasi dan golongan, dan bangga dengan identitas Budaya Jawa-nya. Citra ini merupakan wish image sebagai citra yang diharapkan subyek pelaku pencitraan, yang berbeda dengan atribusi pada current image Didi Kempot di antara para fans, dimana ia disebut sebagai The Godfather of Broken Heart.
Copyrights © 2020